Notification & Bibliography : Orginial source of this article topic is a courtesy from lex de praxis. Lex de Praxis is a founder of Hitman System and hypnotherapist and psychology trainer that focused in NLP. More about his authoring could be find at unlocked. Currently he founded a new organization SIT that trainer a new NLP practictioner. SPN posted-up only chosen article in this blog and we will do any disclaimer and don't have right to this article; furthermore, the article posted with non-commercial purpose and no infringment intended.
Ada banyak sekali orang yang bertanya dan mengeluhkan mengapa tulisan saya banyak mengetengahkan keahlian manipulasi. Mungkin hari ini Anda akan mendapat jawabannya. Mungkin juga tidak. Ah, segala sesuatu indah pada waktunya. 
Mari kita mulai dari mendulang arti kata ‘manipulasi’ itu sebenarnya. MenurutWikipedia: “1. To move, arrange or operate something using the hands; 2. To influence, manage, direct, control or tamper with something to one’s own advantage; 3. In medicine, to handle and move a body part, either as an examination or for a therapeutic purpose.“
Sementara Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskannya sebagai “1. Tindakan untuk mengerjakan sesuatu dengan tangan atau alat-alat mekanis secara terampil; 2. Upaya kelompok atau perseorangan untuk memengaruhi perilaku, sikap, dan pendapat orang lain tanpa orang itu menyadarinya; 3. Penggelapan atau penyelewengan.“
Berdasarkan definisi di atas, manipulasi memiliki nilai yang baik dan buruk. Masing-masing memberikan dua penjelasan yang cenderung positif, dan satu penjelasan yang cenderung negatif. Menarik sekali mengintip penjelasan dalam Wikipedia Indonesia berikut ini yang jauh lebih berwarna dan keras jika dibandingkan dengan Wikipedia Internasional dan KBBI di atas:
“Manipulasi adalah sebuah proses rekayasa dengan melakukan penambahan, pensembunyian, penghilangan atau pengkaburan terhadap bagian atau keseluruhan sebuah realitas, kenyataan, fakta-fakta ataupun sejarah yang dilakukan berdasarkan sistim perancangan sebuah tata sistem nilai, manipulasi adalah bagian penting dari tindakan penanamkan gagasan, sikap, sistem berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu.“

